Senin, 12 Desember 2011

Trend Batik Indonesia

SEJARAH BATIK
  • Sejarah Batik di Indonesia
       Sejarah pembatikan di Indonesia berkait erat dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran Islam di Tanah Jawa. Dalam beberapa catatan, pengembangan batik banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram, kemudian pada masa kerjaan Solo dan Yogyakarta.

        Jadi kesenian batik ini di Indonesia telah dikenal sejak zaman kerjaan Majapahit dan terus berkembang kepada kerajaan dan raja-raja berikutnya. Adapun mulai meluasnya kesenian batik ini menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad ke-XX dan batik cap dikenal baru setelah perang dunia kesatu habis atau sekitar tahun 1920. Adapun kaitan dengan penyebaran ajaran Islam. Banyak daerah-daerah pusat perbatikan di Jawa adalah daerah-daerah santri dan kemudian Batik menjadi alat perjaungan ekonomi oleh tokoh-tokoh pedangan Muslim melawan perekonomian Belanda.

        Kesenian batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluaga raja-raja Indonesia zaman dulu. Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam kraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang tinggal diluar kraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar kraton dan dikerjakan ditempatnya masing-masing.

        Lama-lama kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Selanjutnya, batik yang tadinya hanya pakaian keluarga kraton, kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari, baik wanita maupun pria. Bahan kain putih yang dipergunakan waktu itu adalah hasil tenunan sendiri.

        Sedang bahan-bahan pewarna yang dipakai tediri dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia yang dibuat sendiri antara lain dari: pohon mengkudu, tinggi, soga, nila, dan bahan sodanya dibuat dari soda abu, serta garamnya dibuat dari tanahlumpur.

        Jaman MajapahitBatik yang telah menjadi kebudayaan di kerajaan Majahit, pat ditelusuri di daerah Mojokerto dan Tulung Agung. Mojoketo adalah daerah yang erat hubungannya dengan kerajaan Majapahit semasa dahulu dan asal nama Majokerto ada hubungannya dengan Majapahit. Kaitannya dengan perkembangan batik asal Majapahit berkembang di Tulung Agung adalah riwayat perkembangan pembatikan didaerah ini, dapat digali dari peninggalan di zaman kerajaan Majapahit. Pada waktu itu daerah Tulungagung yang sebagian terdiri dari rawa-rawa dalam sejarah terkenal dengan nama daerah Bonorowo, yang pada saat bekembangnya Majapahit daerah itu dikuasai oleh seorang yang benama Adipati Kalang, dan tidak mau tunduk kepada kerajaan Majapahit.

        Diceritakan bahwa dalam aksi polisionil yang dilancarkan oleh Majapahati, Adipati Kalang tewas dalam pertempuran yang konon dikabarkan disekitar desa yang sekarang bernama Kalangbret. Demikianlah maka petugas-petugas tentara dan keluara kerajaan Majapahit yang menetap dan tinggal diwilayah Bonorowo atau yang sekarang bernama Tulungagung antara lain juga membawa kesenian membuat batik asli.


Jenis - Jenis Batik Yang Berkembang di Indonesia

Indonesia tercinta memiliki banyak budaya yang bisa di banggakan di dunia Internasional. Salah satunya memiliki batik dan saat ini di nominasikan dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Tak Benda UNESCO (Representattive List of Intangible Cultural Heritage - UNESCO ). Corak dan motif batik Indonesia sendiri sangat banyak, ada yng merupakan motif asli dari nenek moyang bangsa kita dan ada juga yang merupakan alkulturasi dengan bangsa lain.


1. Batik Kraton

Batik Kraton awal mula dari semua jenis batik yang berkembang di Indonesia. Motifnya mengandung makna filosofi hidup. Batik - batik ini di buat oleh para putri kraton dan juga pembatik - pembatik ahli yang hidup di lingkungan kraton. Pada dasarnya motifnya terlarang di gunakan bagi orang "biasa" seperti motif Para Barong, Para Rusak termasuk Udan Liris, dan beberapa motif lainnya.
2. Batik Sudagaran

Motif larangan dari kalangan kraton merangsang seniman dari kaum saudagar untuk menciptakan motif baru yang sesuai selera masyarakat saudagar. Mereka juga mengubah motif larangan sehingga motif tersebu dpat di pakai masyarakat umum. Desain batik Sudagaran umumnya terkesan "berani" dalam pemilihan bentuk., stilisasi atas benda - benda alam atau satwa, maupun kombinasi warna yang didominasi warna soga atau biru tua. Batik Sudagaran menyajikan kualitas dalam proses pengerjaan serta kerumitan dalamdalam menyajikan ragam hias yang baru. Pencipta batik Sudagaran mengubah batik kraton dengan isi yang rumit dan mengisinya dengan bintik sehingga tercipta batik yang sangat indah.
3. Batik Petani

Batik yang di buat sebagai selingan ibu rumah tangga di rumah di kala tidak pergi ke sawah atau saat waktu senggang. Biasanya batik ini kasar dan kagok serta tidak  halus. Motifnya turun - temurun sesuai daerah masing-masing an batik ini di kerjakan dengan tidak profesional, hanya sebagai pekerjaan sambilan. Untuk pewarnaan pun di ikutkan ke saudagar.  
4. Batik Belanda

Warga keturunan Belandz banyak yang tertarik dengan batik Indonesia. Mereka membuat motif sendiri yang di sukai bangsa Eropa. Motifnya berupa bunga - bunga Eropa seperti tulip, dan motif cerita - cerita dongeng yang terkenal di sana.
5. Batik Cina/ Pecinan


Batik Cina merupakan akulturasi budaya antara perantau dari Cina dengan budaya lokal Indonesia. Ciri khas batik ini warnanya variatif dan cerah, dalam satu kain menampilkan banyak warna. Motifnya banyak mengandung unsur budaya Cina seperti motif burung Hong (merak) dan naga. Pola batiknya lebih rumit dan halus. 
6. Batik Jawa Hokokai

Pada masa penjajahan Jepang di pesisir Utara Jawa lahir ragam batik tulis yang di sebut batik Hokokai. Motif dominan adalah bunga seperti bunga sakura dan krisan. Hampir semua batik Jawa Hokokai memakai latar belakang yang sangat detail seperti motif parang dan kawung di bagian tengah dan di tepiannya masih di isi lagi, misalnya bunga padi.


 Batik merupakan khas dan corak dari bangsa Indonesia. Maka cintailah batik dan junjung tinggi batik sebagai aset bangsa yang bernilai.


Minggu, 27 November 2011

Trend Kebaya Pengantin Muslim


Trend Kebaya Pengantin Muslim 2012
. Last weeks rock a frock launch party at skatt in mount hawthorn was a vast source of untapped energy the evening was in celebration of the new online shopping. Gambar gambar baju muslim trend 2010 creative ideas trends republikkreatifcom: design ideas results for the search gambar gambar baju muslim trend 2010.
Aplikasi payet dan swarovski menambah kilau , gemerlap dan cantiknya busana yang anda pesan kunjungi gallery kami di gaia butique jl trisatya raya blok iii no18 trend kebaya pengantin muslim 2012.

Trend Kebaya Pengantin Muslim 2012

. Kebaya pengantin muslim pada topik fashion kali ini mengenai kebaya buat mempelai pengantin muslim model kebaya semakin beragam dan selalu mengikuti trend terbaru trend kebaya pengantin muslim 2012. Gambar kebaya pengantin modern model kebaya pernikahan modern baca lengkap kumpulan info terbaru 2011 2012 tentang gambar kebaya pengantin modern model kebaya trend kebaya pengantin muslim 2012. Post a comment komentar, request artikel kebaya dan gambar silahkan saja trend kebaya pengantin muslim 2012.
3.jpg (600×789)

Gambar+Kebaya+Pengantin+Muslim.jpg (512×712)